Ia berharap upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan sehingga Taman Budaya Cak Durasim dapat berkembang menjadi pusat berkumpulnya para seniman muda dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Selain itu, BHS mengusulkan agar kesenian tradisional, seperti tari daerah dan gamelan, dimasukkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Menurutnya, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal sejak usia dini.
Sebagai contoh keberhasilan pengembangan budaya, BHS menyinggung Kabupaten Banyuwangi yang dinilai mampu mengembangkan sektor seni dan budaya hingga berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.
“Mayoritas turis mancanegara sangat menyukai kebudayaan. Banyuwangi bisa meningkatkan kunjungan hingga 300 persen, dan Surabaya harus bisa mengambil contoh tersebut,” katanya.