PASURUAN, PustakaJC.co — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Gunung Arjuno, telah padam. Namun, jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang masih ditutup karena petugas masih melakukan pembasahan dan pemantauan di kawasan terdampak, Selasa, (1/9/2026).
Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Agustiningtyas Marini mengatakan, api yang sempat kembali muncul di kawasan Lembah Kijang, Gunung Arjuno, pada Minggu (31/8/2026) malam kini telah berhasil dipadamkan.
Meski kobaran api sudah tidak terlihat, petugas masih melakukan pembasahan untuk memastikan bara yang tersisa tidak kembali memicu kebakaran.
Sebanyak 20 personel gabungan yang terdiri atas polisi hutan dan relawan masih diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran dan pembasahan.
“Ada 20 personel yang masih terus melakukan pembasahan dengan menyiram pada pohon yang menyisakan bara guna mengantisipasi api kembali menyala,” kata Agustiningtyas, dikutip dari kompas.com, Selasa, (1/9/2026).
Berdasarkan catatan UPT Tahura Raden Soerjo, total kawasan yang terbakar di Gunung Arjuno sejak 18 hingga 30 Agustus 2026 mencapai 398,44 hektare.
Kebakaran tersebut melanda sejumlah kawasan di sisi Gunung Arjuno yang berada di wilayah Kota Batu dan Kabupaten Pasuruan.