Menghadapi tahapan krusial ini, para penyelenggara diwajibkan mengunggah kelengkapan berkas administrasi—termasuk berkas presentasi, deskripsi singkat kegiatan, dokumentasi foto/video, serta Rancangan Anggaran Biaya (RAB)—melalui portal Event by Indonesia paling lambat 30 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB.
Keberhasilan 18 event ini menembus tahap wawancara mempertegas posisi Jawa Timur sebagai salah satu episentrum industri event dan ekonomi kreatif nasional. Jika lolos pada kurasi akhir, belasan festival tersebut akan resmi masuk ke dalam kalender event prioritas Indonesia yang mendapatkan dukungan promosi langsung dari pemerintah pusat.
Daftar Lengkap 18 Event Jawa Timur Lolos Seleksi Awal KEN 2027:
- Gandrung Sewu (Kab. Banyuwangi)
- Banyuwangi Ethno Carnival (Kab. Banyuwangi)
- Madura Ethnic Carnival (MEC) (Kab. Sumenep)
- Festival Musik Tong Tong Se Madura 2027 (Kab. Sumenep)
- Bojonegoro Wastra Batik Festival 2027 (Kab. Bojonegoro)
- Festival Nasional Reog Ponorogo ke-XXXII & Grebeg Suro 2027 (Kab. Ponorogo)
- Tuban Specta Night Carnival (Kab. Tuban)
- Jember Fashion Carnaval (Kab. Jember)
- Segoro Topeng Kaliwungu (Kab. Lumajang)
- Festival Ronthek Pacitan (Kab. Pacitan)
- Rawat Jagat #6 2027 (Kab. Pacitan)
- Tong Tong Night Market (Kota Malang)
- Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-31 Tahun 2027 (Kab. Trenggalek)
- Ngawi Batik Festival 2027 (Kab. Ngawi)
- Parade Surabaya Juang (Kota Surabaya)
- Festival Rujak Uleg (Kota Surabaya)
- Surabaya Vaganza (Kota Surabaya)
- Festival 1 Suro Gunung Kawi 2027 (Kab. Malang)
Disbudpar Jawa Timur mengimbau seluruh panitia penyelenggara untuk mempersiapkan seluruh berkas pendukung dan materi presentasi secara optimal. Langkah ini diharapkan dapat memperbesar peluang event-event unggulan Jawa Timur masuk ke dalam kalender prioritas Karisma Event Nusantara 2027. (ivan)