Kecelakaan Perlintasan Sebidang di Jatim Turun, BTP Siapkan Penanganan pada 2027

wisata | 04 November 2026 18:16

 

 

Meski mengalami penurunan, angka kecelakaan di perlintasan sebidang masih menjadi perhatian. Sepanjang 2026, tercatat sebanyak 25 korban akibat temperan kereta api di perlintasan sebidang di Jawa Timur.

 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 orang meninggal dunia, empat orang mengalami luka berat, dan sembilan orang luka ringan.

 

Angka itu lebih rendah dibandingkan 2025 yang mencatat 42 korban, terdiri atas 21 orang meninggal dunia, delapan orang luka berat, dan 13 orang luka ringan.

 

Sementara pada 2024, jumlah korban mencapai 56 orang. Sebanyak 19 orang meninggal dunia, 13 orang mengalami luka berat, dan 24 orang luka ringan.

 

Ferdian mengakui, kondisi tersebut masih jauh dari target zero accident atau nihil kecelakaan yang diharapkan. Karena itu, peningkatan kedisiplinan pengguna jalan menjadi salah satu faktor penting dalam menekan angka kecelakaan.

 

Dia mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan aturan saat melintasi perlintasan sebidang. Berdasarkan evaluasi di lapangan, insiden kecelakaan hampir selalu dipicu oleh pelanggaran lalu lintas.

 

“Kecelakaan hampir selalu terjadi karena adanya pelanggaran dan hampir seluruhnya berakibat fatal,” tegasnya.