Aziz mengakhiri pandangannya dengan ajakan agar semangat pesantren menjiwai birokrasi. Spirit yang dulu diungkap KH. Ahmad Dahlan, “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah,” diadaptasinya menjadi pesan baru: “Hidup-hidupilah birokrasi dengan etika, jangan mencari hidup di birokrasi.” (ivan)