Viral! Inilah 5 Pesantren Terbesar di Indonesia, Santrinya Capai Puluhan Ribu dan Bikin Takjub Dunia!

bumi pesantren | 15 Oktober 2025 19:39

Viral! Inilah 5 Pesantren Terbesar di Indonesia, Santrinya Capai Puluhan Ribu dan Bikin Takjub Dunia!
Lima pesantren terbesar di Indonesia ini punya puluhan ribu santri dan sejarah panjang pendidikan Islam. Dari Lirboyo hingga Tebuireng, inilah pusat lahirnya ulama dan pemimpin bangsa. (Dok lirboyo)

SURABAYA, PustakaJC.co – Indonesia memang dikenal sebagai negeri dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Tapi tahukah kamu? Di balik itu, ada ribuan pondok pesantren yang menjadi “jantung” pendidikan Islam di Nusantara—tempat lahirnya ulama, pemimpin bangsa, dan generasi berakhlak kuat.

 

Menariknya, beberapa pesantren di Indonesia bahkan menampung puluhan ribu santri dari berbagai penjuru tanah air hingga mancanegara! Siapa saja mereka?

 

Berikut daftar lima pesantren terbesar di Indonesia yang bukan hanya punya ribuan santri, tapi juga pengaruh besar dalam dunia pendidikan Islam.

 

1. Pondok Pesantren Lirboyo – Kediri, Jawa Timur

 

Didirikan pada tahun 1910 oleh KH. Abdul Karim (Mbah Manab), Lirboyo dikenal sebagai pesantren salaf terbesar di Indonesia.

Dengan lebih dari 40.000 santri aktif, Lirboyo menjadi magnet bagi mereka yang ingin memperdalam ilmu fikih, tafsir, tauhid, dan tasawuf.

Pesantren ini juga tetap menjaga tradisi klasik sambil beradaptasi dengan zaman modern di bawah asuhan KH. M. Anwar Manshur dan para kiai sepuh lainnya.

 

2. Pondok Modern Darussalam Gontor – Ponorogo, Jawa Timur

 

Siapa yang tak kenal Gontor? Didirikan pada 1926 oleh Trimurti Kiai: KH. Ahmad Sahal, KH. Zainuddin Fanani, dan KH. Imam Zarkasyi, pesantren ini dikenal dengan sistem pendidikan modern yang disiplin dan mandiri.

Dengan lebih dari 35.000 santri, Gontor menjadi pelopor pesantren berbahasa Arab dan Inggris, bahkan memiliki cabang di dalam dan luar negeri.

 

3. Pondok Pesantren Sidogiri – Pasuruan, Jawa Timur

 

Dikenal sebagai pesantren tertua di Indonesia (berdiri sejak 1745), Sidogiri tetap kokoh menjaga tradisi salaf sambil membangun kemandirian ekonomi.

Dengan lebih dari 20.000 santri, Sidogiri sukses mengelola berbagai unit usaha seperti Koperasi Sidogiri, BMT, hingga percetakan mandiri — menjadikannya contoh pesantren yang berdaya secara ekonomi.

 

4. Pondok Pesantren Al-Falah Ploso – Kediri, Jawa Timur

 

Didirikan oleh KH. Djazuli Utsman, Al-Falah Ploso terkenal dengan penguasaan kitab kuning dan hafalan Al-Qur’an yang luar biasa.

Ribuan santri menimba ilmu di sini setiap tahun, menjadikan pesantren ini sebagai salah satu pusat pengkaderan ulama besar di Jawa Timur.

 

5. Pondok Pesantren Tebuireng – Jombang, Jawa Timur

 

Pesantren ini didirikan oleh KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), pada tahun 1899.

Tebuireng dikenal sebagai pesantren bersejarah yang melahirkan banyak tokoh bangsa, termasuk KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Kini, Tebuireng memiliki belasan ribu santri dan juga mengelola lembaga pendidikan formal seperti SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.

 

Pesantren: Penjaga Ilmu, Peradaban, dan Akhlak Bangsa

 

Kelima pesantren besar ini bukan sekadar lembaga pendidikan, tapi penjaga tradisi Islam Nusantara.

Dari pesantren-pesantren inilah lahir ulama, guru, pemimpin, hingga tokoh nasional yang membangun Indonesia dengan nilai kejujuran, kesederhanaan, dan kecintaan pada ilmu. (int)