Kesepakatan tersebut dicapai setelah melalui proses dialog, negosiasi, dan pembahasan yang cukup intens, namun tetap dijalankan dalam semangat ukhuwah nahdliyah dan menjaga marwah jam’iyah.
Sejumlah tokoh sentral NU turut hadir dan berperan sebagai penengah, di antaranya Wakil Presiden RI periode 2019–2024 yang juga Mustasyar PBNU, KH Ma’ruf Amin. Hadir pula para masyayikh dan kiai sepuh NU yang sejak awal mendorong penyelesaian konflik melalui jalur musyawarah dan persatuan.
Dengan tercapainya kesepakatan ini, silaturahim di Lirboyo secara resmi mengakhiri konflik internal PBNU. Kepemimpinan PBNU hingga pelaksanaan Muktamar ke-35 NU tetap berjalan sebagaimana mestinya, dengan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum.