JAKARTA, PustakaJC.co – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat empati dan kepedulian sosial, bukan sekadar perayaan usai menunaikan ibadah puasa Ramadan.
Dalam pesan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang disampaikan di Jakarta, Jumat (20/3/2026), Menag menegaskan bahwa puasa memiliki makna lebih dalam dari sekadar menahan lapar dan dahaga. Dilansir dari kemenag.go.id, Minggu, (22/3/2026).
“Puasa adalah proses mengasah kepekaan sosial. Di balik rasa lapar dan dahaga, tersimpan pesan kuat tentang empati kepada sesama dan kepedulian pada mereka yang kekurangan,” ujarnya.