TUBAN, PustakaJC.co – Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, mengusulkan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) digelar pada 1–5 Agustus 2026. Usulan ini dinilai mengikuti siklus muktamar sebelumnya yang juga berlangsung pada bulan yang sama.
“Pelaksanaan Muktamar NU pada awal Agustus itu sudah menjadi siklus, karena sebelumnya di Jombang juga Agustus,” ujarnya saat menutup Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PWNU Jawa Timur di Tuban, Minggu, (12/4/2026).
Meski waktu mulai mengerucut, lokasi pelaksanaan Muktamar masih belum diputuskan. Sejumlah opsi mengemuka, mulai dari Surabaya, Jakarta, hingga pesantren di berbagai daerah seperti Situbondo, NTB, maupun Sumatera Barat. Dilansir dari nu.or.id, Senin, (13/4/2026).
Menurut Kiai Miftach, lebih dari sekadar teknis, Muktamar juga harus mengingat akar sejarah NU yang lahir dari tradisi pesantren. Ia menyinggung jejak kaderisasi sejak masa Rasulullah melalui konsep ashabush shuffa, yang melahirkan tokoh-tokoh besar Islam.