Selain membahas jadwal pelaksanaan, forum juga menyoroti kesiapan teknis dan kepanitiaan. Rais Aam PBNU disebut telah meminta Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, untuk mempercepat finalisasi persiapan agar agenda organisasi tersebut tidak mengalami hambatan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah daerah yang mengajukan diri sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU, di antaranya Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, dan Jawa Timur.
Menurut Gus Ipul, penentuan lokasi pelaksanaan masih terus dibahas dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari aksesibilitas, sarana-prasarana, hingga kesiapan waktu pelaksanaan.
“Semua nanti tentu tergantung pada hasil rapat dengan mempertimbangkan berbagai hal. Termasuk akses, sarana-prasarana, dengan pertimbangan waktu yang sangat pendek,” kata Gus Ipul.