Kemenag Targetkan 2,6 Juta Siswa dan Santri Masuk Program Digitalisasi Bansos

bumi pesantren | 12 Mei 2026 07:55

Kemenag Targetkan 2,6 Juta Siswa dan Santri Masuk Program Digitalisasi Bansos
Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) terkait Perluasan Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial dan Kartu Usaha di Kantor Pusat Bapennas. (dok kemenag)

JAKARTA, PustakaJC.co - Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam memperluas digitalisasi bantuan sosial bagi siswa madrasah, santri pondok pesantren, hingga peserta didik sekolah keagamaan lintas agama. Program ini ditargetkan menyasar sekitar 2,6 juta penerima manfaat pada 2026.

 

Pernyataan itu disampaikan Menag dalam Rapat Tingkat Menteri terkait perluasan uji coba digitalisasi bantuan sosial dan kartu usaha yang digelar di kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas, Jakarta, Senin, (11/5/2026).

 

Menurut Nasaruddin Umar, sektor pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia nasional sehingga perlu masuk prioritas dalam sistem perlindungan sosial berbasis digital. Dilansir dari kemenag.go.id, Selasa, (12/5/2026).

 

“Bagi Kementerian Agama, perluasan uji coba digitalisasi bantuan sosial ini memiliki urgensi khusus pada sektor pendidikan keagamaan,” ujarnya.