Kemenag Targetkan 2,6 Juta Siswa dan Santri Masuk Program Digitalisasi Bansos

bumi pesantren | 12 Mei 2026 07:55

 

Kemenag mencatat target Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2026 mencapai 2.607.195 peserta didik dengan total anggaran sebesar Rp2,08 triliun. Pengelolaan program tersebut kini telah berbasis digital melalui Sistem Informasi PIP Madrasah (SIPMA) dan Education Management Information System (EMIS) yang terintegrasi dengan pusat data Kemenag.

 

Selain itu, Kemenag juga mendukung integrasi data PIP ke dalam Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) guna memastikan bantuan lebih tepat sasaran dan meminimalkan kesalahan data penerima.

 

Menag juga menyambut penggunaan sistem pendaftaran mandiri berbasis autentikasi biometrik yang dinilai memudahkan wali murid maupun santri memperbarui data sosial ekonomi mereka secara mandiri.

 

Tak hanya fokus pada bantuan pendidikan, Kemenag turut mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui program Kartu Usaha Afirmatif (KUA). Menurut Menag, sekitar 50 ribu penyuluh agama dan pengelola lembaga keagamaan siap dilibatkan dalam proses pemberdayaan masyarakat.

 

“Kami berharap para santri dan pemuda di lingkungan keagamaan dapat mengakses pelatihan kerja dan modul pengembangan usaha yang lebih terstandarisasi,” katanya.