Selain mempersiapkan aspek teknis penyelenggaraan, panitia juga berencana mengundang Presiden Republik Indonesia untuk menghadiri penutupan Munas dan Konbes NU 2026.
Menurut Gus Ipul, undangan kepada kepala negara merupakan tradisi yang selalu dilakukan dalam penyelenggaraan Munas dan Konbes NU pada periode-periode sebelumnya.
Meski demikian, kepastian kehadiran presiden masih menunggu penyesuaian agenda serta kesediaan dari pihak terkait.
"Kalau melihat Munas dan Konbes sebelumnya, kita memang selalu mengundang presiden. Waktunya tentu menyesuaikan dengan kesediaan dan agenda yang dimiliki presiden," ujarnya.