Gus Yahya Pastikan Muktamar Ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026

bumi pesantren | 24 Juni 2026 11:34

Gus Yahya Pastikan Muktamar Ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026
(dok NU online)

BANGKALAN, PustakaJC.co – Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, memastikan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) akan berlangsung pada 1-5 Agustus 2026. Kepastian tersebut disampaikan saat penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

Menurut Gus Yahya, Munas dan Konbes NU tahun ini merupakan agenda strategis yang menjadi bagian dari rangkaian menuju pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara penutupan tersebut.

"Terima kasih tidak terhingga atas kehadiran Bapak pada upacara Munas Alim Ulama NU 2026. Ini melengkapi kebahagiaan kami setelah berhasil menyelesaikan keseluruhan tugas pelaksanaan Munas dan Konbes," kata Gus Yahya.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa Muktamar Ke-35 NU telah dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus mendatang, sementara lokasi pelaksanaannya masih menunggu kesepakatan bersama.

"Di tempat yang segera akan kami sepakati bersama," ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta.

Gus Yahya juga menekankan komitmen warga Nahdlatul Ulama dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. Menurutnya, NU akan terus hadir sebagai bagian dari kekuatan masyarakat yang setia kepada Indonesia.

"Warga NU adalah rakyat yang setia kepada negara dan bangsa dan siap berjuang dan rela berkorban demi bangsa dan negara tercinta," tegasnya.

Ia berharap NU terus berperan dalam menjaga, merawat, dan melestarikan kehidupan berbangsa serta bernegara di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.

"Semoga NU akan terus senantiasa hadir dan tegak di dalam menjaga melestarikan memelihara bangsa yang kita cintai," ujarnya.

Selain itu, Gus Yahya mengingatkan pentingnya menjaga keimanan dan istiqamah dalam berkhidmah demi kemaslahatan agama, bangsa, dan negara.

"Di hadapan tantangan apapun ancaman apapun pertolongan Allah tidak akan meleset," katanya.

Penutupan Munas-Konbes NU 2026 turut dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Hadir pula jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU, pengurus wilayah NU se-Indonesia, pengurus cabang NU se-Jawa Timur, serta perwakilan lembaga dan badan otonom NU dari berbagai daerah. (nov)