Kemenag Tegaskan AI Tak Bisa Gantikan Kiai, Tradisi Keilmuan Pesantren Harus Tetap Terjaga

bumi pesantren | 01 Juli 2026 06:36

 

Basnang menjelaskan, proses pendidikan di pesantren tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter melalui interaksi langsung antara santri dan kiai. Karena itu, AI hanya dapat berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran, bukan pengganti peran ulama.

 

Ia menegaskan komunikasi fisik antara santri dan kiai tetap menjadi ciri khas yang harus dipertahankan. Tradisi talaqqi, musyawarah, hingga pembinaan akhlak tidak dapat digantikan oleh kecanggihan teknologi.

 

Menurutnya, pesantren perlu memanfaatkan AI untuk memperkaya metode pembelajaran, memperluas akses literatur, dan meningkatkan kualitas pendidikan, namun tetap menjaga nilai-nilai keislaman yang menjadi identitas lembaga pendidikan tersebut.