JOMBANG, PustakaJC.co – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memuji kekompakan warga Nahdliyin di Kabupaten Jombang dalam mempersiapkan pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU. Semangat gotong royong yang ditunjukkan berbagai elemen organisasi dinilai menjadi modal utama untuk menyukseskan agenda lima tahunan tersebut.
Apresiasi itu disampaikan Ketua Steering Committee (SC) Muktamar Ke-35 NU, KH Akhmad Said Asrori, saat meninjau persiapan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat langsung kesiapan panitia lokal bersama jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), ranting NU, hingga keluarga besar pesantren dalam menyambut para peserta Muktamar. Dilansir dari nu.or.id, Senin, (21/7/2026).
“Alhamdulillah kami melihat antusiasme yang luar biasa. Pengurus PCNU, MWCNU hingga ranting-ranting NU di Jombang siap menyambut para tamu penuh kegembiraan dan kebahagiaan,” ujar KH Akhmad Said Asrori.
Katib Aam PBNU itu menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan Muktamar tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sarana dan prasarana, tetapi juga semangat ikramud dhuyuf atau memuliakan tamu. Menurutnya, nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada ribuan muktamirin dan para tamu yang akan hadir.
Ia mengapresiasi budaya gotong royong yang tumbuh di kalangan Nahdliyin Jombang. Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen NU menjadi kekuatan besar dalam memastikan pelaksanaan Muktamar berjalan lancar dan sukses.
Selain kesiapan teknis, KH Said Asrori juga mengajak seluruh warga NU, santri, serta masyarakat untuk terus memanjatkan doa dan menggelar mujahadah agar Muktamar Ke-35 NU berlangsung dengan lancar serta membawa keberkahan bagi Nahdlatul Ulama dan bangsa Indonesia.
“Kami berharap para santri, warga NU, dan seluruh masyarakat terus bermunajat kepada Allah SWT agar Muktamar Ke-35 NU ini benar-benar menjadi muktamar yang membawa keberkahan bagi Nahdlatul Ulama dan Indonesia,” katanya.
Sementara itu, panitia lokal terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Muktamar. Setelah memastikan kesiapan akomodasi dan penginapan peserta, fokus pekerjaan kini diarahkan pada pembangunan fasilitas pendukung, seperti lahan parkir, dapur umum, dan area bazar.
Seluruh fasilitas tersebut dibangun di kawasan timur Tambakberas, tepatnya di depan Kampus 3 Muallimin Muallimat (MMA) Enam Tahun Bahrul Ulum. Lahan seluas sekitar tiga hektare itu tengah diratakan menggunakan alat berat berupa bulldozer dan sejumlah truk dump agar siap digunakan selama pelaksanaan Muktamar.
Panitia berharap seluruh infrastruktur pendukung dapat selesai tepat waktu sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi peserta, tamu undangan, maupun masyarakat yang akan memeriahkan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang. (ivan)