Gerakan Pesantrenku Aman Sasar Bengkulu, Jadi Titik Ke-24

bumi pesantren | 14 Agustus 2026 19:28

Gerakan Pesantrenku Aman Sasar Bengkulu, Jadi Titik Ke-24
Ketua RMI PBNU KH Hodri Ariev menyampaikan sambutan pada Deklarasi Gerakan Nasional Pesantrenku Aman di Pondok Pesantren Salafiyah Sentot Alibasya, Bengkulu. (dok nuonline)

BENGKULU, PustakaJC.co — Gerakan Nasional Pesantrenku Aman yang digagas Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Saka Pesantren dan Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) terus diperluas. Bengkulu menjadi daerah ke-24 dalam rangkaian gerakan tersebut sejak diluncurkan pada Mei 2026.

 

Ketua RMI PBNU KH Hodri Ariev mengatakan, gerakan ini merupakan bagian dari upaya pendampingan kepada pesantren untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mencegah terjadinya kekerasan. Dilansir dari nu.or.id, Jumat, (14/8/2026).

 

Hal itu disampaikan Hodri saat memberikan sambutan dalam Deklarasi Pesantrenku Aman di Pondok Pesantren Salafiyah Sentot Alibasya, Bengkulu, Kamis, (13/8/2026).

 

Menurutnya, RMI PBNU bersama Saka Pesantren PBNU terus mendorong berbagai langkah pencegahan agar peristiwa kekerasan tidak kembali terjadi di lingkungan pesantren.

 

“Kita berusaha untuk melakukan langkah-langkah terbaik yang bisa kita laksanakan untuk mencegah berulangnya peristiwa semacam itu,” ujar Hodri.