Gerakan Pesantrenku Aman Sasar Bengkulu, Jadi Titik Ke-24

bumi pesantren | 14 Agustus 2026 19:28

 

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur pesantren, mulai dari pengasuh, musyrif dan musyrifah, hingga staf administrasi. Keterlibatan seluruh unsur dinilai penting agar upaya menciptakan pesantren yang aman dapat dilakukan secara bersama-sama.

 

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Ai Rahmayanti mengatakan, deklarasi, halaqah pengasuh, serta pelatihan bagi musyrif-musyrifah merupakan bagian dari ikhtiar NU untuk membangun lingkungan pesantren yang lebih aman.

 

“Beberapa kegiatan Saka itu bagaimana ikhtiar bersama ke depan pesantren-pesantren di lingkungan NU lebih aman,” katanya.

 

PBNU juga mendorong setiap pesantren memiliki saluran pengaduan atau pelaporan. Saluran tersebut dinilai penting sebagai langkah awal untuk menangani berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan pesantren.