Sambut Ketum PBNU Baru, Ini Peran Pojok Gus Dur sebagai Pusat Studi dan Dokumentasi

bumi pesantren | 05 September 2026 07:35

 

Pusat Literasi dan Rujukan Peneliti

 

Saat ini, Pojok Gus Dur dikembangkan sebagai pusat studi, perpustakaan mini, dan ruang literasi publik. Di dalam ruangan ini tersimpan berbagai artefak intelektual dan rekam jejak pemikiran Gus Dur, meliputi:

  • Koleksi Dokumentasi: Kumpulan tulisan, karya buku, artikel majalah, dan catatan sejarah pemikiran Gus Dur.
  • Arsip Audio-Visual: Koleksi foto-foto bersejarah, dokumentasi video kegiatan, hingga rekaman audio percakapan dan ceramah Gus Dur.
  • Pusat Rujukan: Tempat penelitian bagi akademisi, peneliti nasional maupun internasional, serta masyarakat umum yang ingin membedai konsep pemikiran pluralisme, keislaman, dan kebangsaan ala Gus Dur.

 

Ruang Diskusi Kebangsaan dan Lintas Tokoh

 

Sejak dulu, ruangan ini dikenal sangat terbuka dan menjadi tempat bertemunya berbagai kalangan. Gus Dur kerap menerima kunjungan kader NU, para aktivis, ulama, tokoh lintas agama, hingga masyarakat umum untuk berdiskusi santai maupun membahas isu-isu krusial bangsa.

 

Fungsi tersebut tetap dipertahankan hingga kini. Pojok Gus Dur sering dimanfaatkan sebagai ruang diskusi kebangsaan, merawat ingatan atas ajaran toleransi, dan menjadi wadah silaturahmi antar-elemen masyarakat.