PBNU Gelar Silaturahmi ke Pesantren di Jatim, Dorong Relevansi Qanun Asasi dalam Konteks Kekinian

bumi pesantren | 27 Oktober 2026 19:52

 

Nuh menegaskan bahwa tantangan PBNU saat ini tidak hanya berhenti pada pemahaman teks dasar organisasi, tetapi juga bagaimana mewujudkan prinsip-prinsip pendirian NU dalam praktik nyata yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

 

Menurut Nuh, kekuatan utama NU terletak pada paduan antara struktur kepengurusan dan jaringan kultural yang hidup di tengah masyarakat, seperti pondok pesantren, kiai, santri, dan warga Nahdliyin.

 

"Antara NU dan pondok pesantren tidak bisa dipisahkan. Itu satu kesatuan utuh. Yang kultural itu jauh lebih besar dibandingkan yang struktural. Oleh karena itu, dua-duanya harus menjadi satu kesatuan yang utuh," tegas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.