Melalui pendidikan akan membantu seseorang untuk berkembang, baik secara intelektual maupun emosional. Dan, memberi keterampilan untuk menghadapi tantangan kehidupan, serta membangun karakter dan integritas.
Tidak heran ketika Nagasaki dan Hirosima luluh lantak dihantam bom atom pihak sekutu, Kaisar Jepang Hirohito tidak menanyakan berapa prajurit yang selamat. Dia bertanya, berapa banyak guru yang tersisa.
Begitulah pentingnya guru dan pendidikan dimata Kaisar Hirohito. Kenapa? Dia ingin bangkit kembali. Bangkit melalui pendidikan. Karena dia menyadari bahwa pendidikan berperan penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih maju, adil, dan berdaya saing.
Oleh karena itu, melalui upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional hari ini, seyogyanya menjadi kesempatan untuk bersepakat “agar kita jangan main-main dengan pendidikan. ”