Fakta Sejarah: Uang Pertama Republik Indonesia Dicetak di Malang

kabar redaksi | 23 September 2025 19:29

Fakta Sejarah: Uang Pertama Republik Indonesia Dicetak di Malang
Uang lama RI (dok wikipedia)

MALANG, PustakaJC.co – Tidak banyak yang tahu bahwa uang pertama Republik Indonesia atau Oeang Republik Indonesia (ORI) ternyata dicetak di Kota Malang, Jawa Timur. Menariknya, percetakan ORI ini bukan dilakukan di pabrik percetakan uang, melainkan di sebuah pabrik kopi.

 

Pabrik yang menjadi penyelamat itu adalah Nederlandsch-Indische Metaalwaren en Emballage Fabrieken (NIMEF). Pabrik ini berdiri sejak 1901 di Kendalpayak, Malang, dan awalnya berfungsi sebagai pabrik sangrai kopi. Berkat fasilitas modern yang dimilikinya, NIMEF dipilih pemerintah Indonesia untuk mencetak uang pertama setelah proklamasi kemerdekaan.

 

NIMEF memiliki mesin cetak perunggu serta mesin pengepres berkecepatan tinggi yang didatangkan langsung dari Eropa pada masa Hindia Belanda. Setelah Indonesia merdeka, Menteri Keuangan RI saat itu, A.A. Maramis, mengubah namanya menjadi Pabrik Kaleng dan Percetakan Negara (PKPN) Kendalpayak, meski masyarakat tetap menyebutnya sebagai NIMEF.

 

Selain fasilitasnya yang memadai, lokasi NIMEF dianggap sangat strategis karena jauh dari medan pertempuran. Hal ini membuatnya aman digunakan untuk mencetak uang pertama Republik Indonesia.

 

Sayangnya, peran NIMEF sebagai pencetak ORI tidak berlangsung lama. Pencetakan uang hanya berjalan sekitar dua tahun setelah Indonesia merdeka. Pada 21 Juli 1947, Belanda melancarkan Agresi Militer I, yang membuat kegiatan pencetakan uang di Malang harus terhenti.

 

Sejarah ini menjadi bukti bahwa Malang memiliki peran penting dalam perjalanan Republik Indonesia, khususnya dalam menyelamatkan ekonomi bangsa melalui keberadaan ORI. (int)