Melihat situasi ini, pendekatan lintas sektor jadi kunci. Bukan hanya tanggung jawab negara dan tenaga medis, tapi juga industri yang kini aktif membangun kesadaran gizi masyarakat.
Salah satu contoh konkret datang dari program Generasi Maju Bebas Stunting oleh Sarihusada. Program ini tak sekadar menjual produk nutrisi, tetapi melakukan skrining gizi anak di 50 titik, menjangkau lebih dari 8.000 anak sejak 2023, menyediakan edukasi dan konsultasi gizi ke keluarga muda.
Langkah-langkah tersebut terbukti memberi dampak. “Ini bukan hanya kampanye, tapi gerakan nyata dengan pendekatan ilmiah dan partisipatif,” ujar Prof. Hardinsyah.