Jaringan Internet Satelit Perkuat Telemedicine di Pulau Terpencil Jawa Timur

komunitas | 01 September 2025 21:08

Jaringan Internet Satelit Perkuat Telemedicine di Pulau Terpencil Jawa Timur
Program Telesapa Madura di Pulau Sapudi yang membutuhkan jaringan internet cepat dan stabil. (dok bhirawa)

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang merata hingga ke wilayah kepulauan. Melalui inovasi Telesapat Madura (Telemedicine Seputar Kepulauan Madura), masyarakat di pulau terpencil kini bisa mendapatkan layanan konsultasi medis jarak jauh dengan dukungan jaringan internet cepat dan stabil berbasis satelit.

 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan pentingnya infrastruktur digital dalam mendukung pelayanan kesehatan. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Senin, (1/9/2025).

 

 

“Telesapa Madura menjadi inovasi solutif untuk membangun sistem rujukan dan menyediakan infrastruktur jaringan internet yang stabil dan cepat di puskesmas,” ungkap Khofifah saat meluncurkan program tersebut.

 

 

 

Program ini merupakan pengembangan dari Pelayanan Kesehatan Bergerak (Yankes Bergerak) yang sejak 2019 telah melayani lebih dari 13.000 warga kepulauan di Sapeken, Pagerungan, Masalembu, Sapudi, Kangean, Gili Genting, Gili Ketapang, dan Raas.

 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD-KPTI., FINASIM, menjelaskan telemedicine berbasis aplikasi Komen (Konsultasi Medis Online) dari Kementerian Kesehatan akan memudahkan koordinasi antara puskesmas di pulau dengan rumah sakit rujukan di daratan

 

“Namun dalam pelaksanaannya, telemedicine membutuhkan konektivitas jaringan internet yang kuat dan stabil. Karena itu kami bersama Dinas Kominfo Jatim menyiapkan instalasi perangkat berbasis satelit,” jelas Prof Erwin.

 

 

 

Dukungan juga datang dari Telkomsel yang memperluas jaringan hingga ke daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Saat ini, cakupan Telkomsel telah menjangkau 97% populasi Indonesia, termasuk 87% wilayah Madura beserta gugusan pulau kecilnya.

 

“Untuk pelosok dan kepulauan di Madura, kami mengoperasikan BTS reguler dan BTS USO berbasis 4G LTE agar masyarakat bisa menikmati layanan data yang andal,” terang Hermann Hermitch, Manager Network Operations and Productivity Surabaya Telkomsel.

 

Selain layanan konsultasi medis jarak jauh, masyarakat Pulau Sapudi juga mendapat manfaat tambahan berupa pelayanan langsung dari tim medis, termasuk dokter umum, dokter spesialis, tenaga kesehatan tradisional, hingga bantuan 356 bingkisan kesehatan.

 

Program ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk mendekatkan akses kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan. Dengan adanya internet cepat dan layanan telemedicine, tidak ada lagi batasan jarak bagi masyarakat untuk mendapatkan penanganan medis yang optimal. (ivan)