Meski begitu, pintu tetap terbuka bagi talenta muda. Beberapa cabor membatasi usia atau melarang atlet timnas tampil, sehingga memberi peluang bagi bibit baru untuk unjuk kemampuan.
Dari total 225 nomor pertandingan di 10 cabor, Jatim tidak akan turun di semua nomor. Fokus diarahkan pada nomor dengan peluang besar meraih medali. KONI juga intens berkoordinasi dengan pengprov dan pelatih untuk strategi latihan, evaluasi peluang, hingga rencana jelang PON.
“Kami ingin memastikan tidak ada atlet cedera. Latihan terus kami pantau agar semua dalam kondisi prima,” ujar Nabil.
Dengan strategi ketat dan persiapan intensif, KONI Jatim optimistis mampu mempertahankan dominasi di cabang beladiri dan mengulang sukses PON sebelumnya. (ivan)