SURABAYA, PustakaJC.co – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur memperketat persiapan jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 yang akan digelar di GOR Djarum Kudus pada 11–26 Oktober mendatang.
Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, menegaskan seleksi atlet dilakukan ketat dengan prioritas pada peraih medali emas dan perak di PON XXI Aceh–Sumut 2024. Dilansir dari jatimpos.co, Kamis, Senin, (4/9/2025).
“Kami lebih selektif agar tidak ada atlet yang hanya berpartisipasi tanpa hasil. Target utama kami adalah emas dan perak,” tegas Nabil, Selasa, (2/9/2025).
Meski begitu, pintu tetap terbuka bagi talenta muda. Beberapa cabor membatasi usia atau melarang atlet timnas tampil, sehingga memberi peluang bagi bibit baru untuk unjuk kemampuan.
Dari total 225 nomor pertandingan di 10 cabor, Jatim tidak akan turun di semua nomor. Fokus diarahkan pada nomor dengan peluang besar meraih medali. KONI juga intens berkoordinasi dengan pengprov dan pelatih untuk strategi latihan, evaluasi peluang, hingga rencana jelang PON.
“Kami ingin memastikan tidak ada atlet cedera. Latihan terus kami pantau agar semua dalam kondisi prima,” ujar Nabil.
Dengan strategi ketat dan persiapan intensif, KONI Jatim optimistis mampu mempertahankan dominasi di cabang beladiri dan mengulang sukses PON sebelumnya. (ivan)