PMI Jatim Gandeng PWI Jatim Perluas Sinergi Kemanusiaan

komunitas | 14 Desember 2025 09:09

PMI Jatim Gandeng PWI Jatim Perluas Sinergi Kemanusiaan
Ketua dan jajaran pengurus PMI Jatim menerima pengurus PWI Jatim di Gedung PMI Jatim, Surabaya. (dok jatimpos)

SURABAYA, PustakaJC.co - Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur memperkuat kolaborasi dalam berbagai program kemanusiaan selama lima tahun ke depan.

 

Ajakan tersebut disampaikan Ketua PMI Jatim periode 2025–2030, H. Imam Utomo, saat menerima jajaran pengurus PWI Jatim di Gedung PMI Jatim, Jalan Karang Menjangan, Surabaya, Rabu, (10/12/2025).

 

“Kami ingin bersama, berkolaborasi dengan PWI Jatim yang lebih baik lagi lima tahun ke depan,” ujar Imam Utomo, dikutip dari jatimpos.co, Minggu, (14/12/2025).

 

 

 

Ia menegaskan PMI merupakan lembaga kemanusiaan yang independen dan berkomitmen hadir dalam setiap kondisi darurat tanpa kepentingan politik.

 

“Banyak tawaran terjun ke politik, tetapi saya tidak mau. Saya lebih memilih fokus pada kerja sosial kemanusiaan tanpa membedakan siapa pun,” tegasnya.

 

Dalam pertemuan tersebut, Imam Utomo juga menekankan pentingnya pemahaman wartawan terhadap tugas dan prosedur relawan PMI, khususnya dalam penanganan bencana.

 

“Relawan PMI harus hadir maksimal enam jam setelah bencana dan segera mendirikan dapur umum agar tidak ada korban kelaparan. Itu baru salah satu dari banyak tugas PMI,” jelasnya.

 

 

 

Ketua Harian PMI Jatim H. Fatah Yasin menambahkan, Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-18 PMI Jatim yang digelar pada 25 November 2025 di Surabaya menetapkan Imam Utomo sebagai ketua secara aklamasi. Ia juga mengapresiasi peran aktif PWI Jatim dalam kegiatan kemanusiaan, termasuk penggalangan donasi bagi korban bencana di Sumatera dan Aceh serta persiapan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

 

Sementara itu, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim menyambut baik ajakan kolaborasi tersebut. Ia menyebut PWI Jatim secara rutin menggelar kegiatan donor darah setiap peringatan HPN, termasuk pada HPN Februari 2026 mendatang.

 

“Ke depan, kerja sama bisa diperluas melalui pelatihan atau diklat bagi wartawan terkait tugas-tugas relawan PMI di lapangan. Banyak wartawan yang belum memahami prosedur kepalangmerahan,”ujarnya.

 

PMI dan PWI Jatim berharap sinergi ini dapat memperkuat respons kebencanaan, layanan kemanusiaan, serta meningkatkan literasi publik mengenai peran dan tugas PMI. (ivan)