Bulog Siap Kirim Beras dan Jagung ke Pasar Global Usai Swasembada

komunitas | 12 Januari 2026 05:39

 

Menurut Rizal, Bulog terus berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Perdagangan sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam komunikasi dan kerja sama dagang antarnegara. Ekspor akan diprioritaskan ke negara-negara tetangga serta wilayah yang mengalami kekurangan pasokan pangan, termasuk daerah terdampak konflik dan krisis kemanusiaan.

 

Meski membuka peluang ekspor, Bulog menegaskan penguatan pasokan dalam negeri tetap menjadi prioritas utama. Sepanjang 2026, Bulog menargetkan pengadaan cadangan beras pemerintah (CBP) sebesar 4 juta ton.

 

Pada semester pertama 2026, penyerapan beras ditargetkan minimal 3 juta ton, memanfaatkan momentum puncak panen nasional. Rizal optimistis target tersebut dapat terlampaui selama tidak terjadi gangguan cuaca ekstrem atau kendala produksi lainnya.