Bank Jatim dan Anggota KUB Sahkan RSTI 2026–2029, Perkuat Sinergi Transformasi Digital

komunitas | 18 Januari 2026 19:10

Bank Jatim dan Anggota KUB Sahkan RSTI 2026–2029, Perkuat Sinergi Transformasi Digital
Bank Jatim Bersama dengan Seluruh Bank Anggota KUB Lakukan Pengesahan RSTI 2026-2029. (dok surabayapagi)

MALANG, PustakaJC.co – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) bersama seluruh bank anggota Kelompok Usaha Bank (KUB) resmi mengesahkan Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) 2026–2029 sebagai langkah memperkuat transformasi digital dan sinergi antarbank daerah.

 

Pengesahan RSTI dilakukan melalui penandatanganan bersama di Hotel Grand Mercure Mirama, Malang, Kamis, (15/1/2026). Dokumen strategis tersebut ditandatangani Direktur IT, Digital, dan Operasional Bank Jatim Wiweko Probojakti bersama perwakilan lima bank anggota KUB. Dilansir dari surabayapagi.com, Minggu, (18/1/2026).

 

Kelima bank tersebut yakni Bank NTB Syariah, Bank NTT, Bank Banten, Bank Sultra, dan Bank Lampung. Masing-masing diwakili jajaran direksi dan pimpinan bidang teknologi informasi.

 

 

Wiweko menjelaskan, RSTI 2026–2029 menjadi fondasi kolaborasi strategis antarbank daerah dalam memperkuat kapabilitas teknologi informasi secara bersama-sama.

 

“Fokus utama sinergi ini meliputi penguatan keamanan informasi, efisiensi operasional, serta integrasi layanan digital. Kami ingin membangun standar bersama agar infrastruktur semakin andal dan inovasi bisa berkembang lintas bank anggota KUB,” ujarnya.

 

Menurutnya, sejumlah layer kolaborasi yang terus diperkuat antara lain tata kelola TI, infrastruktur, pengelolaan data dan layanan digital, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia secara terarah dan berkelanjutan.

 

 

Dengan penguatan tersebut, Bank Jatim optimistis seluruh rencana strategis TI dapat berjalan sesuai target dan mendukung pengembangan bisnis BPD secara prudent.

 

“Bank Jatim siap berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan anggota KUB agar kita bisa tumbuh dan berkembang bersama di tengah tantangan industri perbankan modern,” kata Wiweko.

 

Di sisi lain, kinerja digital banking Bank Jatim menunjukkan tren positif. Hingga November 2025, jumlah pengguna JConnect Mobile tercatat mencapai 973.244 user atau tumbuh 20,14 persen secara tahunan (year on year). Nilai transaksi juga meningkat 22,12 persen menjadi Rp58,36 triliun.

 

 

Sementara itu, pengguna JConnect QRIS BJTM telah mencapai 201.796 user atau naik 18,39 persen (YoY), dengan nilai transaksi sebesar Rp3,49 triliun atau tumbuh 28,09 persen (YoY).

 

“Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. Bank Jatim dan seluruh anggota KUB harus siap menghadapi tantangan perbankan modern dengan memperkuat lini teknologi informasinya,” pungkas Wiweko.