SURABAYA, PustakaJC.co – Waron Hospital terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan dengan menghadirkan layanan bedah robotik. Teknologi ini dimanfaatkan untuk membantu dokter dalam berbagai prosedur bedah, mulai dari kebidanan dan kandungan, saluran cerna, hingga saluran kemih.
Dengan kehadiran teknologi tersebut, Waron Hospital menegaskan posisinya sebagai rumah sakit pertama di Indonesia bagian tengah–timur yang memiliki Multi-Port Endoscopic Robotic Surgical System. Layanan bedah robotik ini didukung oleh delapan dokter spesialis yang telah mengantongi sertifikasi bedah robotik. Dilansir dari jawapos.com, Selasa, (27/1/20276).
Sistem bedah robotik memungkinkan tindakan operasi dilakukan secara minimal invasif, didukung visualisasi yang lebih optimal, kontrol instrumen yang stabil, serta pergerakan yang presisi. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan tingkat akurasi tindakan medis sekaligus meminimalkan risiko selama proses operasi.
CEO Waron Hospital, dr. Amang S.P., SpOG.F-MAS, mengatakan kehadiran bedah robotik merupakan bagian dari pengembangan layanan kesehatan terintegrasi berbasis teknologi.
“Waron Hospital berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang didukung teknologi canggih. Dengan layanan bedah robotik dan delapan dokter spesialis tersertifikasi, pasien kini tidak perlu lagi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan operasi robotik,” ujarnya.
Dari sisi pasien, penggunaan sistem bedah robotik dinilai memiliki berbagai keunggulan. Selain tingkat keamanan yang lebih baik, teknologi ini memungkinkan sayatan bedah lebih kecil, rasa nyeri pascaoperasi yang lebih minimal, serta pemulihan yang lebih cepat sehingga waktu rawat inap dapat dipersingkat.
Branch Manager idsMED Eastern Indonesia, Jimmy Surjadarma, menyebut sistem robotik seperti MP1000 diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil perawatan pasien secara menyeluruh.
“Dengan prosedur minimal invasif, sistem robotik berpotensi memberikan pengalaman pascaoperasi yang lebih nyaman serta hasil klinis yang lebih optimal bagi pasien,” ungkapnya.
Hadirnya layanan bedah robotik ini sekaligus memperkuat posisi Waron Hospital sebagai pelopor layanan kesehatan berteknologi tinggi di kawasan Indonesia tengah–timur, sekaligus membuka akses masyarakat terhadap layanan operasi presisi tanpa harus berobat ke luar negeri. (ivan)