Menurutnya, kondisi itu serupa dengan dunia pers. Publik pada akhirnya akan kembali mencari media yang menyajikan produk jurnalistik berkualitas, kredibel, dan terverifikasi. Ia menegaskan media tidak seharusnya hanya mengejar trafik atau tunduk pada algoritma media sosial.
“Media yang dipercaya, dicari, dan dibutuhkan publik adalah media yang mengedepankan kualitas. Ini sejalan dengan slogan JMSI, Bikin Terang Indonesia,” tegasnya.
Selain itu, JMSI juga membahas isu kemitraan strategis media siber dengan pemerintah serta penguatan organisasi di daerah. JMSI mendorong kemandirian media anggota demi keberlanjutan usaha, salah satunya melalui pembentukan koperasi yang tidak bertentangan dengan prinsip pers.