Ketahanan energi Indonesia menjadi perhatian di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Konflik antara Amerika Serikat dan Iran, yang turut melibatkan Israel, memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global.
Ketegangan tersebut juga menimbulkan spekulasi mengenai potensi gangguan distribusi energi di jalur strategis Selat Hormuz, yang menjadi jalur utama bagi sekitar seperlima perdagangan minyak dunia.
Selain menjadi jalur penting ekspor minyak dari negara-negara Teluk, Selat Hormuz juga dilalui sekitar 20 persen konsumsi minyak global atau sekitar 20 juta barel per hari. (Frcn)