Salah satu pelaku UMKM, Lailatul, pemilik usaha nasi campur Darmun, mengaku penggunaan Bright Gas sangat membantu usahanya selama bazaar berlangsung.
“Api yang stabil membuat proses memasak lebih cepat dan efisien, sehingga kami bisa melayani lebih banyak pembeli saat waktu berbuka,” ujarnya.
Selain menjadi pusat jajanan Ramadan, Bazaar Al-Madinah juga menjadi ruang interaksi masyarakat yang datang untuk beribadah di Masjid Al-Akbar Surabaya sekaligus menikmati berbagai kegiatan hiburan.
Putri, salah satu pengunjung, mengatakan bazaar tersebut menghadirkan pengalaman lengkap bagi masyarakat.
“Awalnya kami datang untuk trade-in Bright Gas dan salat tarawih berjamaah. Ternyata ada karnaval anak-anak dan banyak takjil menarik. Jadi bisa belanja, hiburan, sekaligus ibadah,” katanya.