SURABAYA, PustakaJC.co – Lonjakan konsumsi masyarakat selama Ramadan menjadi momentum penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner dan ritel. Meningkatnya aktivitas transaksi mendorong kebutuhan akan sistem pembayaran yang lebih cepat, praktis, dan efisien melalui digitalisasi. Rabu, (18/3/2026)
“Produk UMKM sangat diminati masyarakat saat Ramadan. Karena itu, pelaku usaha perlu didukung sistem keuangan yang efisien dan terintegrasi,” ujarnya. Demikian dikutip dari Jawapos.com, rabu, (18/3/2026).
Penggunaan metode pembayaran non-tunai kini semakin dibutuhkan, tidak hanya untuk mempercepat layanan kepada konsumen, tetapi juga membantu pelaku usaha dalam mencatat arus kas secara lebih tertata. Masih banyak UMKM yang mencampur keuangan pribadi dengan usaha, sehingga menyulitkan pengelolaan bisnis secara optimal.