BPH Migas: Impor Minyak RI Didominasi Negara Non-Timur Tengah, Stok BBM Tetap Stabil

komunitas | 13 Maret 2026 14:07

 

Berdasarkan data BPH Migas, Indonesia paling banyak mengimpor minyak mentah dari Nigeria sebanyak 34,07 juta barel sepanjang April 2025 hingga Maret 2026 atau sekitar 25 persen dari total impor. Selanjutnya dari Angola sebesar 28,50 juta barel atau sekitar 21 persen.

 

 

Sementara impor dari berbagai negara lainnya mencapai 47,40 juta barel atau sekitar 35 persen dari total impor minyak mentah Indonesia. Adapun impor dari Arab Saudi tercatat sebesar 28,50 juta barel atau sekitar 19 persen.

 

 

Fathul menegaskan kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasokan energi nasional masih berada dalam kondisi aman. Dengan komposisi impor yang lebih banyak berasal dari negara di luar kawasan konflik, risiko gangguan pasokan dinilai relatif kecil.