Harga Energi Dunia Melonjak Usai Serangan Infrastruktur di Kawasan Teluk

komunitas | 20 Maret 2026 21:59

Harga Energi Dunia Melonjak Usai Serangan Infrastruktur di Kawasan Teluk
Ilustrasi produksi minyak. (dok kompas)

SURABAYA, PustakaJC.co – Harga minyak dan gas global mengalami lonjakan tajam menyusul serangan terhadap fasilitas energi strategis di kawasan Teluk Persia. Insiden tersebut memicu kekhawatiran serius terhadap gangguan pasokan energi dunia serta potensi inflasi yang berkepanjangan. Jum'at, (20/3/2026). 

 

 

Berdasarkan laporan Reuters, harga gas alam di Eropa melonjak hingga 35 persen, sementara minyak mentah jenis Brent menyentuh level 119 dollar AS per barel, mendekati rekor tertinggi sejak 2022. Kenaikan juga terjadi pada futures diesel Eropa yang sempat menembus 190 dollar AS per barel. Demikian dikutip dari money.kompas.com, jum'at, (20/3/2026). 

 

 

Kerusakan signifikan terjadi di kompleks Ras Laffan, Qatar, setelah serangan misil yang dilaporkan berasal dari Iran. Fasilitas tersebut merupakan salah satu pusat produksi LNG terbesar di dunia, dengan kontribusi sekitar 17 persen terhadap ekspor LNG Qatar. Proses pemulihan diperkirakan memakan waktu antara tiga hingga lima tahun.