Vice President Bank Mandiri, Theresia Pratiwi Hastari, menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif menjadi kunci keberhasilan program ini dalam membantu UMKM naik kelas. Selain memperluas akses pasar, program tersebut juga memperkuat kapasitas usaha secara berkelanjutan.
Tak hanya fokus pada penjualan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan workshop AI dan keamanan siber untuk meningkatkan literasi digital pelaku UMKM. Selain itu, terdapat cooking class, demo masak, serta pelatihan branding seperti “Building a Matcha Brand” guna memperkuat daya saing produk.
CEO Rumah BUMN Jawa Timur 1, Selma Lady Diana, menambahkan bahwa manfaat kegiatan ini melampaui capaian transaksi. Menurutnya, pelaku UMKM juga memperoleh peningkatan kapasitas usaha serta kesiapan untuk ekspansi pasar.