Meski belum ada keputusan resmi dari Iran, pelaku pasar melihat peluang de-eskalasi konflik masih terbuka. Namun, ketidakpastian tetap tinggi.
“Kurangnya kejelasan membuat pelaku pasar tetap berhati-hati,” imbuhnya.
Di sisi lain, pergerakan harga minyak dunia juga menjadi perhatian. Ketegangan di kawasan Teluk membuat pasokan energi terganggu dan memicu lonjakan harga.
Minyak mentah Brent bahkan sempat menembus di atas 119 dolar AS per barel pada awal bulan ini.