ATM Beras Kembali Digulirkan di Kota Kediri, Ribuan Warga Siap Terima Bantuan

komunitas | 14 April 2026 12:50

ATM Beras Kembali Digulirkan di Kota Kediri, Ribuan Warga Siap Terima Bantuan
ATM Beras – Pemerintah Kota Kediri akan kembali mendistribusikan bantuan beras kepada masyarakat melalui ATM Beras pada Kamis (16/4/2026). Program ini sebelumnya telah diuji coba di beberapa titik wilayah Kota Kediri. (dok tribunjatim)
KEDIRI, PustakaJC.co — Program bantuan pangan melalui ATM Beras di Kota Kediri kembali dioperasikan mulai Kamis, 16 April 2026. Pemerintah Kota Kediri menyiapkan total 32 ton beras untuk menjangkau ribuan warga penerima manfaat sepanjang tahun ini. Selasa, (14/4/2026).
 
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttaqin, mengungkapkan bahwa saat ini proses pengadaan beras tengah dirampungkan. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap mesin ATM Beras yang tersebar di sejumlah kelurahan.
 
“Beberapa hari lalu memang sempat ditemukan kendala teknis pada sejumlah mesin. Namun saat ini sudah diperbaiki dan dipastikan seluruh unit siap digunakan,” ujarnya. Demikian dikutip dari jatim.tribunnews.com, Selasa, (14/4/2026).
 
 
Program ini menyasar masyarakat dalam kategori desil 1 hingga 4 yang belum menerima bantuan sosial dari pemerintah pusat, seperti BPNT maupun PKH. Tahun ini, sebanyak 4.285 warga ditetapkan sebagai penerima manfaat.
 
Menurut Imam, program ATM Beras menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan bantuan agar lebih merata serta menghindari tumpang tindih dengan bantuan dari pemerintah pusat.
 
Sebanyak 46 unit mesin ATM Beras telah disiapkan dan ditempatkan di kantor-kantor kelurahan. Khusus di Kelurahan Pocanan, mesin ditempatkan di depan rumah dinas wali kota untuk memudahkan akses masyarakat.
 
 
Dalam pelaksanaannya, pengambilan beras akan dijadwalkan selama satu pekan guna menghindari antrean. Masyarakat yang mengalami kendala tetap dapat mengakses bantuan melalui mekanisme penyaluran manual dengan melapor ke pihak kelurahan.
 
Setiap penerima akan memperoleh jatah 5 liter beras per bulan dengan sistem pengambilan satu kali. Mekanisme penggunaan mesin pun dibuat sederhana, menyerupai transaksi ATM perbankan, yakni cukup dengan menempelkan kartu pada alat.
 
Pemerintah Kota Kediri juga mengimbau agar bantuan tersebut dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan tidak diperjualbelikan, sehingga tujuan program untuk meringankan beban masyarakat dapat tercapai secara optimal. (frcn)