IPSI Surabaya Genjot Latihan Jelang Kejurprov 2026, Targetkan Juara Umum Lagi

komunitas | 27 April 2026 07:24

IPSI Surabaya Genjot Latihan Jelang Kejurprov 2026, Targetkan Juara Umum Lagi
Suasana latihan Ikatan Pencak Silat Indonesia Kota Surabaya tampak intens dan penuh semangat, para atlet menjalani sesi pemanasan, teknik, hingga sparring dengan pengawasan ketat pelatih, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kejurprov 2026. (dok surabayapagi)

SURABAYA, PustakaJC.co – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pencak silat yang akan digelar pada 17–18 Mei 2026. Sebanyak 28 atlet diturunkan setelah menjalani program latihan intensif selama enam bulan terakhir.

 

Ketua IPSI Surabaya, Bambang Haryo Soekartono, mengatakan seluruh atlet merupakan hasil pembinaan jangka panjang melalui pemusatan latihan cabang (Puslatcab). Mayoritas dari mereka adalah wajah baru yang diproyeksikan sebagai pelapis generasi utama. Dilansir dari surabayapagi.com, Senin, (27/4/2026).

 

“Kami sudah mempersiapkan atlet selama kurang lebih enam bulan. Dari sisi teknik, fisik, dan kecepatan, performa mereka meningkat signifikan, bahkan lebih dari 50 persen,” ujarnya.

 

 

Dari total 28 atlet, sebanyak 24 merupakan atlet baru yang diproyeksikan sebagai lapis kedua. Program ini menjadi bagian dari strategi regenerasi untuk menghadapi ajang yang lebih besar, mulai dari Popda, Porprov, hingga PON.

 

“Kalau mereka lolos di Kejurprov, peluang masuk Puslatda Jawa Timur terbuka. Ini bagian dari proses pembinaan menuju Pra-PON dan PON,” tambahnya.

 

Pada Kejurprov mendatang, IPSI Surabaya akan turun di seluruh nomor pertandingan, yakni 12 nomor seni dan 16 nomor tanding. Dengan komposisi tersebut, target juara umum kembali dipatok.

 

“Minimal enam medali emas, lebih baik dari capaian sebelumnya lima emas saat juara umum di Malang,” tegas Bambang.

 

 

Ia menyebut, kekuatan tim masih bertumpu pada atlet peraih medali di kejuaraan sebelumnya, ditambah potensi kejutan dari atlet yang belum sempat tampil.

 

Sementara itu, Sekretaris IPSI Surabaya, Faisal Ardianto, mengungkapkan latihan digelar rutin empat kali dalam sepekan, yakni Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu.

 

“Menjelang kejuaraan, intensitas latihan ditingkatkan. Dua pekan sebelum Kejurprov, atlet akan menjalani program asrama dengan porsi latihan dua kali sehari,” jelasnya.

 

Menurutnya, target emas cukup realistis mengingat sejumlah atlet merupakan peraih emas Porprov, sementara peraih perak didorong untuk naik kelas menjadi juara.

 

Dengan persiapan matang dan komposisi atlet yang solid, IPSI Surabaya optimistis mampu mempertahankan tradisi juara sekaligus kembali mengharumkan nama Kota Surabaya di level provinsi. (ivan)