Pemkot juga memberikan perhatian pada perlindungan atlet dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan serta rumah sakit seperti RS Ubaya dan RS Al-Irsyad. Langkah ini memastikan atlet yang mengalami cedera dapat langsung memperoleh penanganan medis tanpa kendala biaya.
“Jika terjadi cedera, atlet harus segera ditangani. Jangan sampai terkendala biaya,” tambah Eri.
Sementara itu, Ketua KONI Surabaya, Arderio Hukom, mengungkapkan bahwa pembinaan atlet telah memasuki fase intensif melalui program Pusat Latihan Khusus (Puslatsus).