SURABAYA, PustakaJC.co - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama resmi menetapkan susunan panitia Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama, Konferensi Besar (Konbes), dan Muktamar Ke-35 NU melalui surat keputusan yang disahkan sejak Jumat, 8 Mei 2026.
Keputusan tersebut diumumkan NU Online pada Senin, 11 Mei 2026. Dalam surat keputusan itu, PBNU menetapkan pelaksanaan Munas-Konbes NU pada Juni 2026 dan Muktamar Ke-35 NU pada Agustus 2026 mendatang. Dilansir dari nu.or.id, Selasa, (12/5/2026).
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar ditunjuk sebagai penanggung jawab utama agenda besar organisasi tersebut.
Susunan kepanitiaan juga diisi banyak tokoh nasional dan ulama NU. Pada jajaran Majelis Tahkim Muktamar terdapat nama Ahmad Mustofa Bisri, KH Nurul Huda Jazuli, KH Muhammad Anwar Iskandar, KH Afifuddin Muhajir, KH Zakky Mubarok, KH Aniq Muhammadun, Prof Dr KH Zainal Abidin, Prof Dr KH Machasin, Prof Dr KH Mohammad Nuh, KH M Cholil Nafis, KH Ahmad Said Asrori, Dr H Amin Said Husni, hingga Saifullah Yusuf.
Pada Steering Committee, posisi ketua dipegang KH Akhmad Said Asrori dengan jajaran wakil ketua seperti Dr KH Abdul Ghafur Maimoen, Dr KH Abdul Moqsith Ghazali, KH Sholahudin Al-Aiyub, KH M Cholil Nafis, Prof Dr Nizar Ali, Dr KH Ulil Absar Abdalla, serta Prof Dr Rumadi Ahmad.
Sementara Organizing Committee dipimpin Saifullah Yusuf dengan sejumlah wakil ketua, di antaranya Khofifah Indar Parawansa, H Aizuddin Abdurrahman, Dr Fahmi Akbar Idris, H Gudfan Arif, KH Miftah Faqih, H Umar Syah, H Nuruzzaman, Prof Dr Muh Mukri, Hj Alissa Qotrunnada, Dr KH Fahrurrozi, Dr Muhammad Faisal, H Abdullah Latopada, Dr Ahmad Suaedy, hingga Mohamad Syafi Alielha.
Selain itu, PBNU juga membentuk sejumlah tim dan seksi khusus mulai dari Tim Perancang Materi, Seksi Kesekretariatan, Acara dan Protokoler, Persidangan, Akomodasi dan Konsumsi, Transportasi, Dokumentasi dan Publikasi, Keamanan, hingga Kesehatan.
Beberapa tokoh yang masuk dalam tim perancang materi antara lain Nyai Hj Alissa Wahid, Prof Dr Ainun Naim, Dr H Juri Ardiantoro, Dr H Ahmad Suaedy, Nyai Hj Yenny Wahid, H Syafiq Hasyim, Prof Arif Zamhari, KH Hasan Nuri Hidayatullah, KH Muhibbul Aman Aly, hingga Prof Dr KH Asrorun Niam Sholeh.
PBNU juga memberikan kewenangan kepada panitia untuk membentuk kepanitiaan daerah guna mendukung penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU.
“Surat keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan selesainya penyelenggaraan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama,” demikian kutipan keputusan tersebut. (ivan)