Direktur TI, Digital, dan Operasi Wiweko Probojakti juga membeli 110 ribu saham di harga Rp580. Sedangkan Direktur Ritel dan Syariah Tonny Prasetyo membeli 103 ribu lembar saham dengan harga serupa.
Menurut Winardi, aksi borong saham oleh jajaran direksi tersebut menjadi sinyal positif bagi investor karena menunjukkan keyakinan manajemen terhadap prospek bisnis, tata kelola perusahaan, serta potensi peningkatan nilai perusahaan dalam jangka panjang. (ivan)