Ia juga optimistis setiap mahasiswa memiliki pemahaman yang berbeda terkait makna nasionalisme. Perbedaan tersebut, lanjutnya, justru menjadi kekuatan yang perlu dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya yakin setiap mahasiswa punya cara pandang sendiri mengenai nasionalisme. Tinggal bagaimana semangat itu terus dijaga sebagai landasan perjuangan mahasiswa,” katanya.
Cahyo berharap mahasiswa tetap aktif berkontribusi melalui pemikiran kritis, diskusi, dan aksi nyata demi memperkuat nilai kebangsaan di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. (frchn)