Rutan Surabaya Gandeng Plato Foundation Pulihkan Mental WBP Kasus “Siwalan Party”

komunitas | 26 Mei 2026 18:15

Dari total peserta, sebanyak 29 WBP diketahui terinfeksi HIV. Karena itu, psikoedukasi diarahkan untuk membangun semangat hidup, meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan, serta memperkuat kesiapan mental warga binaan.

Direktur Plato Foundation, Dita Amalia, menyebut kegiatan tersebut menjadi ruang aman dan suportif di tengah stigma dan diskriminasi yang masih dihadapi para peserta.

“Psikoedukasi ini menegaskan bahwa setiap individu berhak mendapatkan perlakuan yang humanis, dukungan kesehatan, dan kesempatan menjalani kehidupan yang sehat dan aman,” katanya.

Selain pembinaan mental, peserta juga mendapat materi mengenai resiliensi digital, termasuk pemahaman tentang bahaya kekerasan dan eksploitasi seksual anak secara daring atau Online Child Sexual Exploitation and Abuse (OCSEA).

Sebagai bentuk komitmen, para peserta membuat poster kampanye perlindungan anak di ruang digital. Melalui program ini, Rutan Klas I Surabaya menegaskan bahwa pembinaan pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada hukuman, tetapi juga pemulihan dan penghormatan terhadap martabat manusia tanpa stigma maupun diskriminasi. (ivan)