Inflasi Juni 2026 Tetap Sesuai Sasaran, BI Ungkap Faktor Penopangnya

komunitas | 04 Juli 2026 16:24

 

 

BI optimistis inflasi akan tetap berada dalam kisaran sasaran hingga 2027 seiring berlanjutnya koordinasi kebijakan serta penguatan berbagai program pengendalian inflasi nasional.

 

Pada komponen inflasi inti, tekanan harga masih relatif terkendali. Inflasi inti Juni 2026 tercatat sebesar 0,23 persen (mtm), sedikit meningkat dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 0,22 persen. Sementara secara tahunan, inflasi inti naik menjadi 2,76 persen dari sebelumnya 2,59 persen.

 

Menurut BI, kenaikan tersebut dipengaruhi masih tingginya harga sejumlah komoditas global. Meski demikian, ekspektasi inflasi domestik tetap terjaga sehingga tidak menimbulkan tekanan berlebihan terhadap stabilitas harga.

 

Sementara itu, kelompok volatile food atau harga pangan bergejolak mencatat inflasi sebesar 0,14 persen (mtm), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,22 persen. Komoditas yang menyumbang kenaikan harga antara lain bawang merah, bawang putih, dan beras akibat menurunnya produksi di sejumlah daerah sentra, meningkatnya biaya distribusi, serta berakhirnya musim panen raya.

 

Meski demikian, secara tahunan inflasi kelompok volatile food justru melandai menjadi 5,58 persen, lebih rendah dibandingkan Mei 2026 yang mencapai 6,24 persen. BI menilai kondisi tersebut menunjukkan efektivitas pengendalian inflasi pangan melalui sinergi TPIP, TPID, serta implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS).