Sambut Tahun Baru Jawa, Sapta Darma SCB Pancuran Gelar Agenda Spiritual Budaya

komunitas | 11 Juli 2026 13:55

 

Sebagai bagian dari pelestarian budaya tradisional, panitia juga menyiapkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang akan dibawakan oleh dalang Ki Sigid Ariyanto. Dalam pementasan tersebut, ia akan membawakan lakon “Lampahan Bagawan Polo Soro” yang sarat pesan kebijaksanaan, keteguhan hati, serta tuntunan moral dalam menjalani kehidupan.

 

Menurut panitia, pemilihan lakon tersebut disesuaikan dengan semangat peringatan 1 Sura yang identik dengan introspeksi dan pembaruan diri. Melalui media wayang kulit, nilai-nilai kehidupan diharapkan dapat tersampaikan kepada masyarakat dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami.

 

Sementara itu, berbagai persiapan teknis terus dilakukan menjelang pelaksanaan acara. Penataan area pertunjukan, penyediaan fasilitas tamu, hingga koordinasi keamanan menjadi fokus utama agar kegiatan berlangsung tertib dan nyaman bagi seluruh peserta yang hadir.

 

Panitia juga membuka ruang partisipasi masyarakat untuk ikut menyaksikan dan meramaikan kegiatan tersebut. Kehadiran masyarakat diharapkan tidak hanya memperkuat silaturahmi antarwarga, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan keberagaman tradisi spiritual yang tumbuh di tengah masyarakat.

 

 

Melalui penyelenggaraan Tanggap Warsa 1 Sura 1960 Saka Jawa ini, SCB Pancuran berharap nilai-nilai kebersamaan, kerukunan, dan penghormatan terhadap warisan budaya leluhur dapat terus terjaga serta diwariskan kepada generasi berikutnya. Dengan demikian, perayaan 1 Sura tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga sarana memperkuat harmoni sosial dan spiritual di tengah kehidupan masyarakat. (ivan)