Menurut Joseph, kemampuan ASTROLT dalam memantau kondisi jaringan tegangan rendah secara daring dan real time dapat membantu meningkatkan keandalan sistem distribusi listrik.
“ASTROLT merupakan inovasi yang sangat menarik. Kami melihat teknologi ini berpotensi untuk dikembangkan dan diimplementasikan di Filipina guna mendukung pemantauan serta pengelolaan jaringan listrik yang lebih cepat, akurat dan andal,” ujarnya.
General Manager PLN UID Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan partisipasi PLN dalam SEF 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan inovasi yang lahir dari kebutuhan operasional di lapangan dan telah memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan pelanggan.
“Partisipasi kali ini merupakan wujud kreativitas serta kepedulian insan PLN dalam menjawab tantangan operasional. Kedua inovasi ini tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga diarahkan untuk mempercepat pelayanan, meningkatkan keandalan jaringan, dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi petugas di lapangan,” katanya.