Ribuan masyarakat memadati kawasan Taman Blambangan sejak sore hari untuk menyaksikan parade busana etnik tersebut. Penonton memenuhi area panggung utama hingga sepanjang rute karnaval dengan antusias.
Pada penyelenggaraan tahun ini, BEC mengangkat tema “Perang Bayu”, yang dikemas dalam lima fragmen. Melalui desain kostum dan pertunjukan artistik, peserta menggambarkan perjuangan masyarakat asli Banyuwangi saat melawan pasukan Belanda pada abad ke-18.
Perhelatan BEC 2026 juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani, perwakilan Kementerian Pariwisata RI, anggota DPR RI, pimpinan BUMN, serta sejumlah tokoh nasional lainnya.
Selain itu, parade budaya tersebut turut disaksikan delegasi dari negara-negara ASEAN, East Asia Summit (EAS), dan Pacific Islands Forum (PIF), memperkuat posisi BEC sebagai salah satu agenda budaya Indonesia yang mendapat perhatian masyarakat internasional. (ivan)