Regenerasi Jadi Kunci Menjaga Seni Tradisional Jatim Tetap Hidup

komunitas | 23 Agustus 2026 18:20

Regenerasi Jadi Kunci Menjaga Seni Tradisional Jatim Tetap Hidup
Ilustrasi - Penari membawakan salah satu adegan dalam pergelarar Wayang Topeng Malangan bergaya kontemporer dengan lakon Asmarandhana di Taman Krida Budaya, Kota Malang, Jawa Timur. (dok antara)

MALANG, PustakaJC.co — Pelestarian seni dan budaya di Jawa Timur membutuhkan proses regenerasi yang kuat dengan melibatkan generasi muda. Transfer pengetahuan mengenai nilai, filosofi, serta keterampilan kesenian tradisional dinilai menjadi bagian penting agar warisan budaya tetap hidup dan berkembang.

 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan semakin banyak generasi muda yang memahami budaya sekaligus memiliki keterampilan dalam seni tradisional, semakin besar peluang regenerasi pelaku budaya berlangsung secara berkelanjutan. Dilansir dari antaranews.com, Minggu, (23/8/2026).

 

“Keberhasilan pelestarian budaya adalah lahirnya generasi baru yang mampu meneruskan. Jadi, kuncinya ada di regenerasi,” kata Khofifah, Minggu, (23/8/2026).